Tanggal 08 Agustus 2011 bertempat di aula Kampus Akademi Pariwisata (AKPAR), Makassar, Andi Januar Jaury Dharwis menjadi guest lecture pada sesi kuliah awal mahasiswa/siswi akademi parawisata makassar.
Adapun materi yang dipaparkan adalah marine tourism dalam perspektif nasional, serta regional. Sebagaimana kebijakan pusat pengembangan wisata bahari di indonesia yang lebih memprioritaskan ke wilayah timur Indonesia. Dengan demikian peluang kebutuhan SDM harus diantisipasi oleh masyarakat terdidik termasuk dalam hal ini Akademi Parawisata.
Dalam perkembangannya konsep wisata bahari ditemukan banyak sekali pendekatan yang intinya memunculkan destinasi-destinasi yang memenuhi selera pasar. Alam sudah menyiapkan objek wisata bahari tanpa harus dibiayai, beda dengan tempat lain yang harus diproduksi.Sebagai perbandingan, di Thailand dan Malaysia kontribusi wisata bahari mencapai 60% dari total devisa, adi Indonesia berpeluang untuk mendatangkan devisa dari kegiatan wisata bahari sebesar 2,75 miliar dollar AS, jumlah yang mendekati separuh dari total devisa parawisara Indonesia tahun 2009 sebesar 6,3 milliar dollar AS atau 65 triliun.
Hal tersebut di atas dapat terwujud jika semua daerah menyadari potensinya. Dari hasil penelitian, diperoleh informasi bahwa aktivitas wisatawan mancanegara untuk wisata bahari di Indonesia baru mencapai 38.8%.
Hitung-hitungan tersebut terjadi termasuk di wilayah Sulsel yang menjadi sentra entri Indonesia Timur, seharusnya mendapat manfaat untuk hal ini. Pemahaman akan potensi wisata bahari kepada mahasiswa/siswi AKPAR ini diharapkan kelak akan menghasilkan sebuah penguasaan akan potensi wisata bahari SULSEL yang kelak menjadi multyplier effect.
Source : http://http://januarjaury.com/aktivitas/menjadi-dosen-tamu-di-akpar-makassar/



